Minggu, 09 Juni 2013

kado kecil malam itu


hari itu aku pastikan untuk menemuimu. untuk kesekian kalinya, mataku terpaku dengan arah jarum jam di pergelangan tangan. hingga langit senja tertutup dan hujanpun turun. pada saat itu aku masih  menunggumu. 

keramaian malam itu, kamipun bertemu. hingga ia mencoba memecahkan keheningan. ia tersenyum menatapku. sedikit aku membalas senyumnya dengan wajah senduku. kami duduk bersama, aku menyelesaikan makananku dan ia asik dengan minuman dan ponselnya. lagi-lagi aku hanya membisu.  sesaat kemudian ia mencoba mengajakku berbicara, dan akupun menjawab seadanya.
entahlah, malam itu aku tak mengerti apa yang aku rasakan, pada saat kau bertanya aku kenapa? saat itu juga ruang bersekat itu seperti ingin bicara, hanya saja mulutku bergumam menahan apa yang tidak tahu apa yang aku rasakan. mataku hampir berkaca-kaca dan aku takut untuk menatapmu. menatapmu yang masih tersenyum. aku tertunduk dan menyeka mataku perlahan. aku hanya tak ingin beningku jatuh disaat malam itu adalah harimu. maaf, aku yang tak bisa membuat malam itu menjadi indah. 

Minggu, 05 Mei 2013

Right Here Waiting – Richard Marx Lyrics & Listen

Right Here Waiting – Richard Marx Lyrics & Listen

cinta..begitu katanya

Aku baru menyadari, cinta bukan sekedar soal memaafkan. Cinta bukan sekedar soal menerima perasaan apa adanya. Cinta adalah harga diri. Cinta adalah rasionalitas sempurna. Jika kau memahami cinta adalah perasaan irasional. Sesuatu yang tidak masuk akal, tidak butuh penjelasan, maka cepat atau lambat, luka itu akan kembali menganga. Kau dengan mudah membenarkan apapun yang terjadi dihati, tanpa tahu, tanpa memberikan kesempatan berpikir bahwa itu boleh jadi karena kau tidak mampu mengendalikan perasaan tersebut. Tidak lebih dan tidak kurang. Aku terhenyak, sejenak nafas perlahan. Dan aku kembali dengan rasa sesak itu… lagi-lagi aku hanya bisa mengeluarkan beningku tanpa sadar.. Sempat aku berfikir, awalnya akupun tak menginginkan “perasaan yang sudah lama mati dengan bekas goresan luka yang meninggalkan bekasnya” bertahun-tahun aku mencoba melupakan, menahan rasa rindu yang tersiksa semakin dalam jika aku terus mengingatnya. Aku bukan wanita yang mudah melupakan, jika aku sudah mendapatkan tempat ternyaman. Akupun memang tak pernah perduli dengan perasaan mereka yang terus mencoba menginginkanku, tetapi memang aku tak menginginkannya. Mungkin bisa dibilang aku egois. Begitu banyak mereka yang menghampiriku, semakin aku tersadar bahwa perasaan inipun tak bisa aku elakkan. Aku sungguh menyayanginya Tuhan. Bahwa perasaan ini memang tulus apa adanya. Mungkin, banyak pasang mata dan mulut yang saling berpendapat jika aku hanya seorang wanita yang memberikan harapan-harapan semu dengan mereka yang menginginkanku.


Kamis, 13 Desember 2012

lihatlah

terkadang saat pasang mata menuahkan apa yang dilihatnya, belum tentu yang terlihat itu kenyataannya. terlihat bahagia, tetapi terlalu rapuh didalamnya. bagaikan diluarnya badan itu terlihat segar dan kuat, tetapi, terdapat tulang-tulang didalam yang semakin keropos karena dimakan usia. mungkin, perilaku dapat membohongi.layaknya sebuah senyuman. tetapi layaknya mata dan hati tak akan dapat berbohong. karena mata dan hati menggambarkan dan menyampaikan apa yang dirasakan. aku disini dengan segala kepura-puraanku. maaf jika saat ini aku membohongimu dengan segala ketegaranku.

Kamis, 25 Oktober 2012

disini... denganmu ~

terkadang, yang datang begitu saja akan pergi begitu saja
inilah yang selalu aku takutkan
hilang dan entah akhirnya akan menjadi luka
disini, dihati...
memang tak begitu lama rasanya untuk mengenalnya
hingga akhirnya kami merasa dalam kebersamaan
berjalan bersama dengan hari-hari kami
tanpa kami mengenal apa itu arti dari sebuah berkomitmen


ahh... Tuhan...
entahlah apa yang harus kulakukan akan cerita ini
apakah ini hanya akan berakhir dengan jeritan mimpi?
dia yang  dapat menghantarkan kehangatan dan mengajarkan aku akan banyak hal

dia sosok dimana tempat aku berbagi dan bercerita 
dia sosok dimana ditiap pagi dan malam dengan sapaannya

aku takut akan kepergiannya 
hingga akhirnya aku harus merasakan kehilangannya 

aku hanya ingin disini... denganmu dalam genggaman yang tak ada akhirnya :*